Skip to main content

Menerapkan pengendalian server melalui koneksi client server pada RDBMS

Kompetensi :
a. Administrasi server RDBMS.
b. Pengelolaan server RDBMS.
c. Backup Data dan  Restore Data.


DBMS (Database Management systems) adalah kumpulan program yang mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan basis data. Dengan adanya berbagai tingkatan pandangan dalam suatu basis data maka untuk mengakomodasikan masing-masing pengguna dalam piranti lunak manajemen basis data biasanya terdapat bahasa-bahasa tertentu yang disebut Data Sub language.
Data sub language adalah subset bahasa yang dipakai untuk operasi manajemen basis data. Dalam penggunaan biasanya dapat ditempelkan (embedded) pada bahasa tuan rumah (Cobol, PL/1, dsb). Secara umum maka setiap pengguna basis data memerlukan bahasa yang dipakai sesuai tugas dan fungsinya.




A. ADMINISTRASI SERVER RDBMS


Administrasi Server Pada Jaringan Komputer adalah pengontrolan atau pengelolaan akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya.Server itu merupakan penyedia atau suatu komputer yang melayani permintaan komputer client
B. PENGELOLAAN SERVER RDBMS.

sistem manajemen basis data relasionalatau dalam bahasa Inggrisnya dikenal sebagai relational database management system (RDBMS)adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program komputer) yang dirancang untuk mengatur/memanajemen sebuah basis data sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya. Contoh penggunaan DBMS ada banyak sekali dan dalam berbagai bidang kerja, misalnya akuntansimanajemen sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Meskipun pada awalnya DBMS hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat komputer yang sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan (pada saat itu standar yang diminta dapat dikatakan sangat tinggi) untuk mendukung jumlah data yang besar, saat ini implementasinya sudah sangat banyak dan adaptatif dengan kebutuhan spesifikasi data yang rasional sehinggal dapat dimiliki dan diimplementasikan oleh segala kalangan sebagai bagian dari investasi perusahaan.


C.Backupnd Restore data
Issue dari Backup dan Recovery bagi administrator database yaitu:
·         mengantisipasi terjadinya suatu failure pada database
·         meningkatkan mean time between failure
·         mengurangi mean time to recover dan
·         mengurangi terjadinya loss data
Backup berarti suatu kegiatan untuk menyimpan database dalam bentuk datafile, control file dan archieve log ke dalam media penyimpanan lain seperti disk atau tape. Sedangkan Recovery merupakan suatu proses untuk mengupdate database dengan file Backup yang telah disimpan terakhir kalinya. Ada dua cara untuk melakukan Backup dan Recovery, yaitu :
1.     Physical Backup
Contohnya : RMAN Backup dan Restore
2.     Logical Backup
Contohnya : Export dan Import, Flashback
Dalam melakukan backup dan Recovery pada oracle 10g, disediakan tampilan web ( Enterprise Manager ) sehingga memudahkan admin database untuk melakukan administrasi. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan apabila akan melakukan backup dan Recovery pada Enterprise Manager :
1.     Konfigurasi setting backup dan kebijakan ( policy )
2.     Menentukan DBID dan DB_UNIQUE_NAME
3.     Melakukan backup seluruh database
4.     Melakukan backup database dengan Strategi Oracle-suggested
5.     Melakukan restoring dan recovery database dengan menggunakan strategi oracle-suggested
6.     Flashback table
7.     Flashback Drop
8.     Mengatur backup

Comments

Popular posts from this blog

Mengevaluasi pengamanan sistem basis data pada RDBMS

Mengevaluasi pengamanan sistem basis data pada RDBMS Kompetensi : a. Password akses basis data. b. Enkripsi password. c. Priviladge. d. Pembatasan kewenangan hak akses pengguna basis data RDBMS. e. Penambahan dan penghapusan pengguna basis data. A. Password akses basis data. Keamanan database adalah suatu cara untuk melindungi database dari ancaman, baikdalam bentuk kesengajaan atau pun bukan. Ancaman adalah segala situasi atau kejadian baik secara sengaja maupun tidak yang bersifat merugikan dan mempengaruhi system serta secara konsekuensi terhadap perusahaan/organisasi yang memiliki system database.Keamanan database tidak hanya berkenaan dengan data yang ada pada database saja, tetapi juga meliputi bagian lain dari system database, yang tentunya dapat mempengaruhi database tersebut. Hal ini berarti keamanan database mencakup perangkat keras, perangkat lunak, orang dan data. Agar memiliki suatu keamanan yang efektif dibutuhkan kontrol yang tepat. Seseorang yang mempunyai...

Menerapkan replikasi basis data

Menerapkan replikasi basis data Kompetensi: a. Replikasi basis data. b. Diagram koneksi replikasi basis data. c. Konfigurasi replikasi basis data. d. Server basis data master. e. Server basis data slave. A. Replikasi basis data Replikasi database adalah seperangkat teknologi yang digunakan untuk menyalin dan mendistribusikan data dari satu database ke database yang lain. Dan selanjutnya, mensinkronisasikan antar database untuk menjaga konsistensi. Dengan replikasi, data dapat didistribusikan ke lokasi yang berbeda dan pengguna yang jauh melalui LAN, WAN, Dial-up Connection, wireless connections, dan internet. Alasan umum yang mendasari kenapa harus menggunakan replikasi, yaitu: Untuk membuat sebuah server basis data  siaga. Jika server utama gagal, maka server siaga dapat mengambil alih tugas server utama. Untuk mengaktifkan backup tanpa harus mematikan server utama.  Setelah terjadi replikasi, backup dilakukan pada slave, bukan pada master. Dengan cara ini, master...